Ultrasonik merupakan penerapan dan penggunaan gelombang bunyi dengan frekuensi-frekuensi diatas daerah audio manusia (diatas 20 KHz).
Penerapan-penerapan ultrasonik antara lain :
1. Industri : Pembersihan, Pencampuran/ emulsi,Pemotongan bahan rapuh, Pekerjaan las, deteksi, atau menemukan retak dalam bahan.
2. Khusus : Pengukuran gema (sonar), Diagnosisi medis, Pembedahan.
3. Serba guna : Kendali jarak, alarm pencurian, meteran ketinggian cairan,piranti anti tabrakan, deteksi obyek, robot.
Bunyi bergerak sebagai gelombang mampat dan harus ada medianya yang dipakai untuk dilewatinya, Kecepatan gelombang bunyi tidak tergantung pada zat padat kira-kira 10 kali lebih tinggi daripada melalui udara ( kecepatan bunyi melalui udara adalah 344 m/s).
Gelombang ultrasonik diproduksi dengan menggunakan Resonator Elektromekanis. Cara kerja tranduser kecil bergantung kalau tidak pada efek Niezo-elektronik tentu pada magneto-striksi. Jenis efek niezo elektrik paling banyak dipakai untuk penerapan serba guna dalam frekuensi kerja tranduser yang digunakan adalah 40 KHz.
Efek Niezo Elekrik terlihat dalam bahan-bahan seperti kuarsa dan keramik (lead zirconata-titanate), jika muatan dipola (dua kutub) didalam keramik disejuruskan oleh prosesyang disebut polarisasi. Bahan itu dipanaskan sampai suhu di atas titik curie dan kalau kemudian mendingin kembali melalui titik curie, yang dikenal dengan medan listrik.
Hal ini memaksa dipola-dipola itu untuk menjuruskan diri dari masing-masing ke arah medan yang dikenakan dan penjurusan ini akan bertahan bila bahan sudah menjadi dingin kembali pada suhu normal dan mudah dihilangkan. Sekarang bahan itu menjadi Niezo-elektrik yaitu bahan itu akan membangkitkan tegangan listrik yang membentanginya jika bahan itu diregangkan secara mekanis kearah polarisasinya.
Sebaliknya , jika ada medan listrik yang dikenakan disepanjang arah polarisasinya bahan itu akan berubah panjangnya. Dengan cara demikian itu bahan Niezo-elektrik mengubah energi listrik dan juga sebaliknya.
Tegangan bolak-balik akan memaksanya bergetar dan akan terjadi perubahan mekanis maksimum bila isyarat yang dikenakan berada pada frekuensi sama dengan frekuensi resosansi dari tranduser. Perubahan-perubahan mekanis ini akan dipancarkan sebagai gelombang ultrasonik.
